Tuesday, April 15, 2014

Orang Sibuk dan Pengangguran

Orang Sibuk dan Pengangguran
orang sibuk dan pengangguran
Orang Sibuk dan Pengangguran - Postingan ini merupakan request-an dari seorang teman di fanspage saya di http://www.facebook.com/pages/-Dunia-Tips-Dan-Trik-/411077402284382. . Dia ingin tahu bedanya orang sibuk dengan pengangguran. Jadi disini saya hanya membantu menjelaskannya. No offense yah!! hehe

Orang sibuk itu cenderung menepati janji-janji mereka, sebab mereka sangat konsisten untuk mengatakan bisa atau tidak. Kalau mereka menyatakan bisa berarti mereka memang mengalokasikan untuk itu dan sungguh-sungguh. Beda sekali dengan seorang pengangguran. Pengangguran cenderung merasa dirinya sibuk sehingga mereka tidak bisa mengatur waktunya, mereka suka sekali dengan mengatakan ya, untuk sesuatu yang tidak bisa mereka lakukan. Ia datang dan pergi dan jauh dari konsisten. Seorang pengangguran adalah tokoh-tokoh yang menikmati hidup mereka. Mereka menikmati waktunya dan susah dipegang kata-katanya. Mereka cenderung merasa sibuk dan mudah untuk tidak menganggap penting orang lain. Mereka sukar untuk dipercaya. Pengangguran juga susah untuk diberi tugas-tugas yang sederhana dan mudah. Kadang kala hal sepele-pun mereka tidak lakukan. Orang sibuk cenderung akan hati-hati dan cenderung menghargai dengan tutur kata yang elegan, sederhana dan ramah. Mereka tidak berbohong dan cenderung untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. Mereka cepat belajar dan akan menyesuaikan dengan cepat. Orang-orang sibuk adalah orang-orang yang bisa dipercaya.

Semoga Bermanfaat ^^
ReadFull Article ..

Monday, April 14, 2014

Pertolongan Pertama Pada Penderita Serangan Jantung

Pertolongan Pertama Pada Penderita Serangan Jantung - Untuk kalian yang merasa sehat, jangan pernah menyepelekan gangguan pada jantung Anda. Gangguan pada jantung bisa datang kapan saja dan bisa berakibat fatal. Seperti yang dialami oleh pemain bolton Muamba

Ada beberapa hal yang patut menjadi pelajaran, terutama tentang bagaimana memberikan pertolongan pertama pada penderita serangan jantung.

Misalnya setelah Anda sibuk kerja seharian, Anda sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai mobil sendirian. Tiba-tiba anda merasakan sakit yang hebat di dada & mulai menjalar ke lengan & dagu, tetapi jarak ke rumah sakit yang terdekat kira-kira masih 5 Km. Lebih celakanya lagi, anda tidak tahu apakah anda mampu bertahan sampai sejauh itu.

Saat sendirian, tiba-tiba datang serangan jantung, bagaimana cara pertolongan pertamanya?

Seseorang ketika jantungnya tidak dapat berdenyut secara normal serta merasa hampir pingsan, ia hanya mempunyai waktu kira-kira 10 detik, setelah itu akan hilang kesadaran & pingsan. Jika di sekitarnya tidak ada orang yang memberi pertolongan pertama, penderita harus memanfaatkan waktu 10 detik ini untuk menolong dirinya sendiri.

Harus Bagaimana ?
Jawabannya: 

JANGAN PANIK, USAHAKAN BERBATUK TERUS DENGAN SEKUAT TENAGA. SETIAP KALI SEBELUM BATUK, HARUS TARIK NAFAS DALAM-DALAM, KEMUDIAN BERBATUKLAH DENGAN KUAT, DALAM-DALAM & PANJANG-PANJANG, SEPERTI HENDAK MENGELUARKAN DAHAK DI DALAM DADA.

SETIAP SELANG 2 DETIK ANDA HARUS MENARIK NAFAS SEKALI & BERBATUK SEKALI HINGGA PERTOLONGAN TIBA, ATAU KALAU MERASA DENYUT JANTUNG SUDAH NORMAL, BARU BOLEH BERISTIRAHAT.

Tujuan menarik nafas adalah untuk memasukkan Oksigen ke dalam paru-paru. Sedangkan tujuan batuk adalahj untuk menekan jantung, agar aliran darah bersikulasi. Menekan jantung juga dapat membantu denyut jantung kembali normal.

Pertolongan dengan cara sederhan ini maksudnya agar penderita mempunyai kesempatan utk pergi ke Rumah Sakit. (article published on No.240 of Journal of General Hospital Rochester, red).

Jangan pernah mengira bahwa bila Anda berumur kurang dari 30, tidak mungkin mendapat serangan jantung. Jadi berhati-hatilah.

Semoga Bermanfaat ^^

Sumber : liputan6.com
ReadFull Article ..

Penetapan 1 Syawal Indonesia Ditertawakan Negara negara Islam


Penetapan 1 Syawal Indonesia Ditertawakan Negara-negara Islam - Sebenarnya agak aneh mendengarnya. Tapi coba deh kalian lihat berita di bawah ini:
Keputusan sidang itsbat Pemerintah RI yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011, ditertawakan dunia karena nyeleneh dan menyelisihi keputusan negara-negara Arab yang berlebaran hari Selasa 30 Agustus 2011.
Hal itu diungkapkan oleh H. Djoko Susilo, Dutabesar RI untuk Switzerland dan Liechtenstein. Tanpa bermaksud mempersoalkan hasil sidang itsbat penetepan 1 Syawal 1432 H yang dilakukan Kemenag RI, Djoko mengatakan dirinya kesulitan menjawab pertanyaan dari para koleganya, dutabesar negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).
“Sekarang kita ditertawaakan dunia. Saya susah sekali menjawab pertanyaan teman-teman sejawat dubes negara-negara OKI. Kita kok nyeleneh sendiri (melaksanakan Idul Fitri pada hari Selasa),” ujar Djoko kepada RMOL, Selasa, (30/8/2011).
Berbeda dengan Indonesia, hampir semua negara di kawasan Eropa dan Timur Tengah menggelar shalat Idul Fitri pada hari Selasa. Umumnya mereka menggunakan metode hisab atau perhitungan yang diperkuat dengan metode rukyat atau pengamatan kemunculan hilal. Penggabungan kedua metode ini membuat perhitungan mengenai awal bulan Syawal menjadi lebih akurat.
Untuk memuaskan si penanya, Djoko mengatakan bahwa penentuan tanggal 1 Syawal itu untuk Indonesia. Adapun masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri diminta taat dan patuh pada keputusan Islamic Center setempat. Djoko khawatir banyak pihak di Indonesia yang terjebak pada pendekatan kuno di masa lalu. Sementara di Eropa, masyarakat umumnya percaya pada kemampuan teknologi. Toh, bukankah manusia sudah sampai ke bulan?
Mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengingatkan bahwa Islam terkait erat dengan iman, ilmu dan amal. Islam adalah agama yang mengagungkan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari keyakinan akan ketauhidan Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Jadi kalau sekarang sudah ada teknologi tinggi mestinya soal mengintip hilal ya pakai teknologi,” ujarnya lagi.
Di masa depan, Djoko berharap agar pemerintah melalui Kementerian Agama bersikap netral dalam penentuan 1 Syawal ini. Posisi pemerintah idealnya, menurut dia, adalah sebagai fasilitator yang tak perlu ikut campur tangan, apalagi memberikan stempel berupa keputusan.
“Sebaiknya hal seperti ini biar diurus MUI dan ormas Islam saja tanpa dicampuri birokrat. Ndak bagus kesannya,” pungkas Djoko.
Sebagaimana diberitakan voa-islam.com sebelumnya, terjadi perbedaan pendapat dalam penetapan 1 Syawal 1432 Hijriyah di tanah air, setelah Pemerintah dalam sidang itsbatnya menganulir hasil rukyat dan memutuskan Idul Fitri 1 Syawal jatuh pada hari Rabu (31/8/2011).
Tim rukyat Kementerian Agama (Kemenag) di Pantai Kartini Jepara dan Cakung Jakrta Timur, dalam kesakaian di bawah sumpah, menyatakan sudah melihat hilal pada Senin sore (29/8/2011), yang berarti Selasa sudah masuk 1 Syawal.
Hasil pantauan Tim Rukyat itu sesuai dengan pantauan Tim Rukyat di negara-negara Arab. Arab Saudi memastikan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011, karena pada Senin, (29/8/2011), hilal sudah terlihat.
Setelah Arab Saudi mengumumkan jatuhnya 1 Syawal 1432 Hijriah, negara-negara yang lain pun mengikutinya, di antaranya: Mesir, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam juga berlebaran Selasa.
Sebagian umat Islam di tanah air belebaran Selasa karena mengikuti hasil rukyat –baik rukyat lokal maupun global– dan hisab. Kaum Muslimin yang berlebaran hari Selasa ini berbarengan dengan Arab Saudi dan dunia Arab lainnya. Beberapa kalangan yang berlebaran Selasa antara lain: Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Jumiyat An-Najat, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Pesantren Gontor, dan sebagian warga Nahdlatul Ulama (NU) yang mengakui rukyat.
Sementara kalangan yang berlebaran Rabu 31 Agustus 2011 mengikuti keputusan pemerintah, antara lain Nahdlatul Ulama, PERSIS, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan lain sebagainya.
Semoga bermanfaat ya....

sumber: VOA-ISLAM.COM
ReadFull Article ..